Tuesday, August 9, 2022

SP06-1 The Fundamentals: Principle 6 – Use The Law of Attraction (Manfaatkan Hukum Tarik-Menarik)

 

The Fundamentals: Principle 6 – Use The Law of Attraction –

Prinsip 6 - Pergunakanlah Hukum Tarik Menarik

 

     Ada satu kekuatan yang paling hebat di alam raya ini yang mengelilingi kita, mempengaruhi kita, dan dapat digunakan secara positif untuk menentukan masa depan kita. Itulah Hukum Tarik Menarik atau lebih dikenal dengan The Law of Attraction.

     Mari kita mencari tahu apakah itu, bagaimana dia bekerja, dan – yang paling penting – bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk menciptakan hidup dan hasil-hasil yang Anda inginkan.

     Sepanjang sejarah, para pemikir dan guru spiritual telah menunjukkan kepada kita mengenai kebenaran ini. Lihatlah hal-hal berikut ini:

Ø  “Apapun yang kamu minta dalam doa, percayalah bahwa kamu telah mererimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu” - (Alkitab, Markus 11: 24)

Ø  “Seseorang merupakan hasil dari pemikiran-pemikirannya. Apa yang dia pikirkan, itulah yang terjadi” – Gandhi

Ø  “Kerajaan masa depan adalah kerajaan pikiran” – Winston Churcill

Ø  “Kita menjadi apa yang kita pikirkan sepangjang hari” – Ralph Waldo Emerson

Ø  “Sampai anda membuat alam sadar menjadi alam bawah sadar, hal itu akan mengarahkan hidupmu dan Anda menyebutnya sebagai takdir” – Carl Jung

     Para pemikir hebat ini paham mengenai kekuatan yang dimiliki oleh pikiran kita atas hidup kita – dari menentukan apa yang kita miliki, menciptakan apapun yang kita alami, bahkan menentukan tempat kita di muka bumi ini.

        Bagaimanakah bahwa pemikiran saja mengendalikan begitu banyak aspek dalam hidup kita? Karena pikiran kita terbuat dari energi, sehingga pikiran dapat mempengaruhi alam fisik kita.

     KARENA PIKIRAN KITA TERBUAT DARI ENERGI, MAKA PIKIRAN DAPAT MEMPENGARUHI DUNIA FISIK KITA SECARA SANGAT KUAT –        Para ilmuwan mengetahui bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta ini terbuat dari energi. Hal ini berlaku baik untuk objek fisik maupun non-fisik. Kita juga tahu bahwa ilmu kimia dasar mejelaskan bahwa sebuah objek fisik, seperti bangunan, sebuah pohon ataupun gadget anda, terbuat dari milyaran atom – ikatan energi kecil yang berinteraksi dan saling mengikat dengan atom-atom dalam berbagai bentuk termasuk air, logam, tumbuhan, tanah, plastik, bubur kertas, dan berbagai bahan mentah lainnya yang digunakan untuk memproduksi suatu produk fisik.  

     Hal-hal non-fisikal – termasuk pikiran – juga terbuat dari energi, dan, demikian juga dapat “mengikat” dan berinteraksi dengan berbagai hal dan objek dalam alam nyata kita. Sudah diketahui dengan cukup baik, bahwa gelombang otak kita (yang adalah pikiran kita) adalah sebentuk energi yang kuat yang dapat dideteksi dengan mudah dengan peralatan medis biasa – dan dapat berinteraksi dengan dunia nyata, seperti bentuk energi lainnya. Baiklah, apakah Anda pernah memikirkan teman yang jaraknya jauh dari Anda, dan Anda menerima telepon darinya beberapa menit kemudian? Itu adalah gelombang pikiran Anda yang berinteraksi dengan dunia nyata.

     Berita baiknya, adalah mungkin menggunakan pikiran Anda untuk menstimulasi hasil yang positif. Jika Anda pernah menginginkan sesuatu selama berbulan-bulan, dan tiba-tiba mendapatkannya secara kebetulan – atau masuk kepada situasi bahwa itu diberikan kepada Anda – itu juga karena pikiran, intensi, dan keinginan Anda yang mendatangkan pengalaman itu bagi Anda.

     Dunia yang kita alami adalah yang kita ciptakan sendiri yang merupakan proses berpikir kita. Kita tidak dapat mengubahnya tanpa mengubah pikiran kita. (Albert Einstein)

     Albert Einstein mempelajari femomena ini pada tahun 1935 ketika dia melakukan eksperimen mekanika kuantum (quantum mechanics) – idenya adalah bahwa mengaktivasi suatu partikel dengan energi pada satu sisi di alam semesta ini menciptakan respon seketika pada partikel “mitra” di tempat lain di alam semesta.

     Eksperimen terbaru dilakukan oleh seorang austronaut Edgar Mitchell saat misi Apollo 14 pada tahun 1971, menemukan bahwa pikiran bisa melintasi jarak setidaknya 250.000 mil (410.000 km) – yaitu jarak bumi ke bulan. Ketika berada di agkasa luar, Mitchell, seorang yang menyandang gelar doktor fisika, mengirimkan pesan telepatik ke 4 orng di buni. Tiga dari mereka menerima pesan dengan benar. 

     Sementara “the secret” dan “Law of Attraction” telah menuai kritik dalam beberapa tahun belakangan ini, saya pikir manusia baru saja mulai mengerti kekuatan pikiran dan teori keterikatan (theory or entanglement) – yag mana pikiran kita terikat dengan alam nyata, dan dengan demikian, dapat mengaktifkan alam semesta untuk mengirimkan apapun yang ada dalam piriran kita.

     THE LAW OF ATTRACTION – HUKUM TARIK MENARIK DIDASARKAN PADA FAKTA BAHWA SEGALA SESUATU BER-VIBRASI SECARA TERUS-MENERUS – Fakta lainnya yang diketahui secara luas oleh para ilmuwan adalah bahwa Bumi – dan segala sesuatu yang ada di bumi, termasuk Anda ber-vibrasi pada frekuensi tertentu yang khas untuk suatu objek atau orang. Dari partikel atom yang paling kecil sampai gedung pencakar langit yang paling besar dan tinggi, segala sesuatu yang pernah diciptakan berada pada vibrasi tertentu – dengan kata lain, ada dalam pergerakan energi.

     Faktanya, salah satu dalil utama dari The Law of Attraction adalah bahwa tingkat frekuensi vibrasi dan aliran energi dikendalikan oleh pikiran. Melalui pikiran yang Anda sengaja, Anda dapat membawa diri Anda kepada keselarasan getaran (vibrational harmony) dengan sesuatu dan menarik apa yang Anda inginkan.

     Fokus utama dari The Secret adalah bagaimana menggunakan kekuatan niat (the power of intention) – yaitu, pikiran yang disengaja (deliberate thought) – untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Ada proses tiga langkah: meminta – percaya – menerima.

     LANGKAH PERTAMA – MINTALAH APA YANG ANDA INGINKAN, BUKAN APA YANG TIDAK ANDA INGINKAN. Setiap hari anda mengirimkan permintaan ke alam semesta – dan juga ke alam bawah sadar Anda – dalam bentuk pirikan: yaitu, apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda baca, dan apa yang Anda beri perhatian. Ini termasuk buku dan majalah yang Anda baca, siaran televisi dan video yang Anda tonton, email yang Anda balas, website yang Anda kunjungi, media sosial yang Anda ikuti, dan musik yang Anda dengarkan. Masalahnya adalah, kebanyakan dari pikiran ini terjadi secara acak, saling bertentangan satu sama lain, tidak produktif dan tentu saja tidak diciptakan secara sengaja – terjadi begitu saja tanpa kita sadari dan tanpa kita niatkan sebelumnya.

     Bahkan lebih buruk lagi, kita mengirimkan permintaan negatif ke alam semesta ketika kita mengkritik diri kita, mengeluh tentang sesuatu, dan fokus pada kekurangan dalam hidup kita. Hal yang sama terjadi, saat anda menyalahkan, mencari kesalahan, atau menghakimi seseorang atau sesuatu, Anda juga berfokus pada sebuah pengalaman negatif yang sesungguhnya tidak anda inginkan. Hal serupa juga terjadi saat Anda kuatir. Kekuatiran adalah goal setting negatif. Anda sedang menciptakan gambaran dalam pikiran mengenai apa yang tidak anda inginkan.

     Karena Hukum Tarik Menarik menyatakan bahwa Anda akan menarik ke dalam hidup Anda apapun yang Anda beri energi, fokus dan perhatian – suka tidak suka – Anda harus lebih mawas diri dan lebih memberi perhatian akan apa yang Anda pikirkan dan rasakan. Hukum Tarik Menarik juga menyatakan bahwa pikiran dan perasaan yang anda berikan membawa turut serta frekuensi vibrational – yang akan direspon oleh semesta dengan memberikan kepada Anda lebih banyak lagi apapun yang anda vibrasikan. Semesta tidak peduli apakah permintaan itu baik atau buruk; dia merespon vibrasi Anda begitu saja.

     Itulah masalahnya, Anda lebih sering (most of the time) tidak menyadari vibrasi yang Anda pancarkan. Anda merespon begitu saja hal-hal di luar diri Anda – kejadian-kejadian saat ini, berita-berita, bagaimana orang memperlakukan Anda, bagimana anak-anak Anda belajar di sekolah, Apakah team Anda menang atau tidak. Anda merespon dengan memberikan perasaan positif dan negatif. Masalahnya adalah, jika anda merespon begitu saja tanpa perhatian terhadap apa yang saat ini terjadi, di sekeliling Anda – Anda tidak pernah memancarkan secara penuh perhatian pemikiran mengenai apa yang anda inginkan di masa depan – Anda bisa “stuck” dalam kondisi Anda saat ini selamanya. Itulah mengapa kebanyakan orang hidupnya tidak pernah berubah.

     Bandingkan itu dengan menggantinya dengan pikiran positif – merasa senang sekali, antusias, bergairan, bahagia, penuh cinta, appresiatif, berkelimpahan, sejahtera, rileks dan damai.  Inilah pemikiran yang memberikan vibrasi positif.

     Hukum Tarik-Menarik (The Law of Attraction) merespon yang mana saja, dan memberi Anda lebih banyak lagi seperti yang anda vibrasikan atau pancarkan. Bahkan yang lebih seru lagi, adalah semakin memahami bahwa untuk mewujudkan impian-impian masa depan Anda, Anda hanya perlu mengubah pemikiran dan vibrasi Anda mulai hari ini.

     Bagaimana perasaan Anda, jika Anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan dan mengalami gaya hidup yang anda idamkan – pekerjaan yang sempurna, hubungan yang sempurna, jalan-jalan keliling dunia, uang yang ingin Anda miliki?

     Start Intentionally Creating your Future – Mulailah dengan Penuh Intensi/niat untuk Menciptakan Masa Depan –          Untuk membuat pemikiran yang Anda berikan kepada alam semesta lebih intensional lebih penuh niat, Anda perlu memutuskan apa yang Anda inginkan – tetapi juga melatih feeling mengenai emosi yang Anda alami ketika Anda benar-benar sudah memiliki apa yang Anda inginkan itu. Barangkali Anda ingin mengubah karir, pindah ke negara lain, memenangkan penghargaan profesi, mempunyai pertunjukan TV Anda sendiri, atau sembuh dari sakit berat.  Bagaimana perasaan Anda jika Anda “sudah sampai” pada tujuan Anda? Apa yang akan Anda lakukan sepanjang hari? Dengan siapa Anda menggunakan waktu Anda?

     Semakin Anda fokus dan berbicara mengenai keinginan Anda (bukan apa yang tidak Anda inginkan), maka Anda akan lebih cepat mewujudkan impian dan goal Anda. Bayangkan pikiran Anda seperti sistem GPS, di smartphone atau di mobil Anda. Dengan setiap gambar yang Anda visualisasikan, Anda sedang memasukkan tujuan yang Anda tuju. Setiap kali Anda mengekspresikan rasa suka (preferensi) untuk sesuatu, Anda sedang mengekspresikan sebuah niat. Membayangkan meja dekat jendela, duduk di depan sebuan konferensi, tiket first-class, sebuan ruangan dengan pemandangan ke lautan luas, hubungan yang penuh cinta – gambar dan pemikiran ini semuannya sedang mengirimkan permintaan kepada semesta....bersambung ke Bagian-2